Behind The Story of SEA GAMES 2011 ‘s Supporter

Masih ingat Sea Games 2011 kemarin? Indonesia terpilih menjadi tuan rumah dan acara diselenggarakan di dua kota, Palembang dan Jakarta. Well, saya punya pengalaman yang –menurut saya pribadi- cukup layak untuk disharing di blog ini. Pasti juga masih ingat kalau event besar ini diselenggarakan bulan November 2011 dimana Indonesia keluar jadi juara umum.

As an Indonesian, saya sangat amat bangga dan juga ingin bisa mendukung para atlet secara langsung. Kapan lagi bisa punya kesempatan melihat langsung event besar ini kan? Jadilah saya dan beberapa orang temen kuliah merencanakan mengisi jadwal-jadwal kosong kuliah dengan nonton langsung ke venue pertandingannya. Beberapa kali temen-temen sekelas mengadakan nonton bareng, tapi as usual saya dan beberapa teman ga bisa ikut karena alasan tertentu. Dan pada akhirnya tanpa planning terlebih dahulu saya dan dua orang teman yang lain –You can call them Nyoe and Fanny-  nekat berangkat ke Senayan buat nonton final bulutangkis Sea Games 19 November 2011 kemarin itu.

Kenapa saya bilang tanpa planning terlebih dahulu? Karena sebenarnya ini memang benar-benar mendadak. Sabtu pagi sekitar jam sepuluhan kami berangkat dari rumah saya dia daerah Depok ke Senayan via Transjakarta dari halte Pasar Rebo. Oke, sampai di dalam busnya keadaan masih aman terkendali. Ga lupa kami juga bertanya sama petugas di halte mana kami harus transit dan turun.

Kami turun di halte Blok M, karena ga yakin dan juga ga tahu ke arah mana kalau mau ke GBK, kami yang hampir nyasar langsung menghampiri lagi petugas Transjakarta yang jaga di halte. Dan tenyata kami bertiga salah belok. Syukur banget ada barengan ibu-ibu sama anaknya –yang kemungkinan besar juga ingin ke GBK- Daaan, finally perasaan kami lega banget ketika mulai ngeliat banyak pedagang kaki lima yang menjajakan atribut-atribut buat supporter di venue nanti, mulai dari stiker wajah,syal yang ada tulisan Indonesianya, terompet, dan lainnya. Ga lupa kami juga beli beberapa atribut macam stiker dan syal. Yaah bagaimanapun juga kalau memakai atribut supporter kan terasa lebih afdol :p

Ketika sudah sampai di GBK –waktu itu sekitar jam 12an- kami langsung menuju ke Istora Senayan untuk buru-buru beli tiket pertandingan. Sampai di Istora, kami memutuskan untuk ga langsung beli tiket, tapi istirahat sebentar sambil makan siang. Saya agak heran sebenarnya ketika melihat di Istoranya sendiri tidak begitu banyak orang. Padahal tadi di luar gerbang utama dan di dekat GBK sendiri sudah cukup ramai oleh supporter. Benar saja, ketika turun ke bawah, disana stand penjualan tiket sudah dibuka daritadi, dan penjaganya bilang tiket tribun untuk bulutangkis sudah sold out. Ga mau nyerah gitu aja, kami bertiga mutusin tetep stay disitu. Dan akhirnya, penjaga lain datang sambil bawa stok tiket buat tribun –asli, disini rasanya lega + senang banget karena artinya jadi nonton- \(^O^)/

Tiket final bulutangkis sudah ditangan, dan tiba-tiba terlintas di pikirannya Nyoe untuk sekalian nonton pertandingan bola nanti malam. Kebetulan banget malam harinya adalah jadwal pertandingan Indonesia lawan Thailand. Lagi-lagi dengan modal nekat, kami jalan ke arah GBK berniat mencari tiket.

Hampir dua jam kami keliling GBK –ini serius, kami jalan keliling GBK sampai lebih dari 3 kali. Can you imagine that?!- dan tiket pertandigan bola masih belum di tangan. Sebenarnya pada saat itu kami sudah berpikir kalau tiket resmi beneran sudah sold out, dan satu hal disini saya ingin mengakui kalau pada akhirnya kami beli tiket di calo. Mau ga mau dan sangat amat terpaksa, dan itu sebenarnya bertentangan banget ama prinsip gue. Selama ini saya ga pernah beli tiket apapun dari calo, dan selalu berusaha membeli dari stand resmi. Tapi apa boleh buat, terpaksa banget menelan bulat-bulat rasa malu dan bersalah saya demi bisa nonton live timnas Indonesia di kandang sendiri –oke ini ga hanya saya, tapi terjadi juga sama Nyoe dan Fanny—

Semua tiket pertandingan yang bakal kami bertiga tonton udah aman di tangan. Kami pun langsung balik lagi ke Istora dan buru-buru masuk ke stadionnya karena pertandingan udah mulai. Tapi sayang banget, kami ga dapet spot nonton game yang enak. Tribun 2 bagian pojok paling atas -___-

But it was okay. Kami bertiga tetap dengan semangat dan antusiasme yang tinggi banget bersorak-sorak bareng supporter yang lain. Sampai dimana ketika Indonesia menang melawan Thailand dalam nomor ganda campuran. Disitu seluruh stadion langsung bergemuruh, bersorak-sorai semuanya. Dan jujur saja, ketika penyerahan medali, dan Indonesia Raya dikumandangkan, MERINDING! Dari situ saya berpikir kalau olahraga adalah hal yang bisa mneyatukan seluruh rakyat. Ya mungkin ada yang tidak setuju dengan pendapat ini, tapi saya hanya berpendapat dari sudut pandang saya.

Back to the topic, selesai acara itu, kami bergegas menuju GBK untuk langsung melihat sepak bola timnas Indonesia melawan Vietnam. Dan lagi, tempat kami menonton bukan spot yang bagus. But, it was okay. Dan bayangkan begitu kami masuk ke stadion GBK, semua sudut stadion berwarna merah. Menandakan kalau ternyata masyarakat masih peduli dengan timnas. Ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang sebelum mulainya pertandingan, lagi-lagi suasana khidmat itu benar-benar membuat saya MERINDING SEKALI LAGI! Seluruh supporter berdiri dan serentak menyanyikan lagu kebangsaan. Saat itu saya pribadi merasa sangat amat bangga sebagai seorang Indonesia, dan merasa beruntung bisa merasakan suasana magis seperti itu.

Pertandingan dimulai , dan yak, banyak drama-drama di lapangan yang cukup membuat supporter gerah, but well that was game. Selama masih bermain secara fair, itu ga masalah. Dan hadiah yang cukup manis bagi masyarakat Indonesia karena Timnas berhasil membungkus kemenangan dengan permainan yang patut diacungi jempol.

Naah, itu semua cerita liburan versi saya. Mungkin terlihat sederhana, tapi buat saya, pengalaman-pengalaman seperti itulah yang sangat amat membekas di hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s