HAK SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

HAK SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

Ibarat sebuah timbangan, kita tahu bahwa hak dan kewajiban merupakan dua hal yang akan terus saling terkait. Jika berat di salah satu sisinya akan terjadi ketimpangan. Maka sering kita lihat dan dengar bahwa hak dan kewajiban harus berjalan beriringan, tidak terkecuali hak dan kewajiban sebagai warga Negara Indonesia. Kita yang lahir dan hidup di Indonesia tidak bisa lepas dari kedua hal krusial tersebut.
Dan di tulisan ini saya akan menjelaskan bagian hak sebagai warga negara terlebih dahulu.

Tahukah kalian bahwa ternyata hak dan kewajian kita sebagai warga negara Indonesia telah diatur sedemikian rupa dalam Undang-Undang Dasar 1945. Hal ini tercantum dari pasal 27 sampai dengan pasal 34.

Saya disini mencoba menjelaskan dengan melihat dari cara pandang saya.

1. Pasal 27 ayat 1 dan 2.

  • Pada ayat 1 yang berbunyi “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”
    Menurut saya, dalam ayat ini negara mengatur kedudukan hukum semua warga negara. Yaitu semuanya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.
  • Pada ayat 2, pasal ini berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.
    Tentu saja, tanpa dijelaskan lagi, pasal 27 ayat 2 ini sudah jelas sekali menjelaskan tentang hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Artinya, pemerintah juga bertanggung jawab untuk ini.

2. Pasal 28

  • Pasal 28 : “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”

Kita sebagai warga negara tentunya punya hak untuk menyampaikan suara dan pendapat kita untuk pemerintah, namun kebebasan berpendapat tetapi tetap yang bertanggung jawab.

3. Pasal 28A s/d 28J

Pasal 28A s/d 28J berisi tentang hak asasi manusia. Di dalam pasal-pasal ini banyak dijelaskan tentang hak-hak mendasar manusia.

4.Pasal 29 ayat 2

  • Berkenaan dengan agama. Pasal ini terdiri dari dua ayat. Dan ayat yang kedua lah yang langsung membahas mengenai hak kita sebagai pemeluk agama. Pasal 29 ayat 2 berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan kepercayaannya itu”.
    Dari isi pasal itu, sudah jelas bahwa negara menjamin keamanan, kenyamanan, dan kebebasan kita untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan kita masing-masing.

5. Pasal 31

  • Pasal 31 ayat 1 : “Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”

Pendidikan merupakan salah satu jalan agar seorang manusia bisa menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, dan sudah seharusnya Undang-Undnag mengatur tentang hal ini. Tapi pada kenyataannya, pemerintah seperti mempersulit rakyatnya sendiri untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

6. Pasal 34

  • Pasal 34 ayat 1 “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara”
  • Pasal 34 ayat 2 “Negara mengembangkan sistem jaringan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan”
  • Pasal 34 ayat 3 “Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak”
  • Ketiga ayat diatas, menjabarkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar pun juga memiliki hak untuk diperhatikan dan disejahterakan oleh negara. Dan juga pemberdayaan terhadap masyarakat bawah agar juga bisa setara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s