BAHAYA DIBALIK HIGH HEELS

High Heels…. Hal pertama kali yang terlintas adalah kesan seksi, manis, cantik, elegan, terlihat mewah serta tidak pernah ditinggalkan. sebab dengan mengenakannya anda akan merasa lebih percaya diri. terutama di lingkungan pekerjaan atau momen penting. Dan merupakan sesuatu yang tidak bisa lepas dari kehidupan wanita.

Namun, dibalik semua keindahan itu  bagaimana efeknya dengan kesehatan? banyak orang percaya high heels membawa efek buruk bagi kesehatan sehingga tidak seharusnya dikenakan dan mesti di tinggalkan. Pendapat tersebut tak sepenuhnya benar karena membuang high heels tidak berarti membuang masalah dan rasa sakit yang dialami kaki anda. bagaimanapun, kita masih membutuhkan kehadiran high heels untuk melengkapi kinerja profesional dan penampilan pada suatu momen penting.

Dr Meidy H Triangto SpRM dari Kids Food & Rehabilitation Center, Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading mengatakan, sepatu adalah aksesori penting yang harus selalu diperhatikan oleh kaum perempuan ataupun lelaki. Mereka harus benar-benar selektif memilih sepatu yang bisa membuat kaki nyaman dan sehat setiap saat.

“Saya kurang setuju jika sepatu dianggap sebagai pelengkap busana. Karena dalam dunia kesehatan, sepatu mempunyai fungsi penting sebagai penopang tubuh, membentuk kelainan kaki lebih bagus, dan menopang kaki bisa bersentuhan dengan lantai,” tutur Dr Meidy ditemui okezone di Grand Indonesia Jakarta, baru-baru ini.
Menurutnya, dalam memilih sepatu pun tidak asal mementingkan model sepatu saja, tetapi juga harus melihat material bahan yang dipakai untuk pembuatan sepatu tersebut. Karena setiap model sepatu baik yang bermerek atau tiruan sering memanfaatkan material yang bermacam-macam, yang belum tentu menyehatkan kaki.

Pada intinya, saat Anda menambah ketebalan atau ketinggian hak, Anda juga menambah ketidakstabilan pada kaki. “Pada high heels, pinggul miring ke depan, dan menambah lengkungan pada tulang belakang. Tulang belakang akan tertumpah ke belakang untuk mengoreksi keseimbangan, dan hal ini dapat menyebabkan pemampatan pada punggung bagian bawah,” ungkap Mike O’Neill dari Society of Chiropodists and Podiatrists.

Beberapa bagian dari tubuh Anda yang juga akan terserang:

Lutut
Postur yang dihasilkan saat berjalan dengan high heels menambah paksaan pada bagian belakang lutut, daerah umum dari osteoarthritis di antara wanita. Menurut sebuah studi, tekanan sendi lutut meningkat sebanyak 26 persen ketika wanita mengenakan high heels.

Postur
High heels mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar. Dari samping, tubuh akan terlihat melengkung.

Tekanan
High heels mungkin saja membuat kaki tampak lebih jenjang. Namun, semakin tinggi

hak sepatu Anda, semakin tinggi pula tekanan pada kaki bagian depan (pada jari-jari). Saat Anda mengenakan sepatu berhak 2,5 cm, tekanan akan bertambah 22 persen, sedangkan sepatu berhak 7,5 cm akan menambah tekanan sebanyak 76 persen.

Betis
Otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang.

Tumor jinak
Tinggi hak sepatu dan bagian depan sepatu yang sempit dapat menimbulkan penebalan jaringan saraf antara jari ketiga dan keempat, yang dapat menimbulkan rasa sakit dan mati rasa pada jari.

Achilles tendon
Ketika bagian depan kaki bergerak ke bawah sesuai arah haknya, urat keting akan menegang. Semakin tinggi haknya, semakin pendek uratnya, menciptakan sakit pada tumit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s