Kepadamu yang akan jadi pendampingku kelak….

Puisi yang akan saya post ini memang bukan puisi hasil karya saya sendiri. Perasaan saya ketika membacanya teduuuh sekali. Puisi ini memang sangat indah. Sayang, di puisi ini tidak dicantumkan nama pengarangnya. Tapi siapapun pengarangnya, saya sangat berterima kasih karena telah membuat puisi yang begitu teduh dan sangat indah.

 

Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak…

Terima kasih karena telah memilihku antara ribuan bidadari di luar sana yang mungkin jauh lebih baik dan solehah berbanding diriku..Ketahuilah dirimu, sesungguhnya aku hanyalah wanita biasa yang jauh daripada kesempurnaan..kerana kesempurnaan itu hanyalah milik DIA..

Ketahuilah dirimu..

bahawa aku mungkin tidak sebijak Aisyah Humaira’..aku mungkin berbuat salah dan adakalanya mungkin akan menyebalkan..Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapi diriku..nasihatilah aku dengan hikmah wahai bakal zaujku..

Ingatlah, aku takkan selamanya dan selalunya akan kelihatan cantik di matamu..mugkin ada kalanya aku akan kelihatan kusam dan hodoh..mungkin karena aku terlalu sibuk di dapur..menyediakan hidangan buat dirimu dan mujahid-mujahid cilik kita nanti..insya ALLAH..

maka aku mungkin tampak kotor dan berbau asap..Atau mungkin karena aku harus mengemas istana kecil kita, agar kau dan mujahid-mujahid kita dapat tinggal dalam keadaan yang kemas dan menenangkan..Maka mungkin aku tidak sempat berdandan secantiknya untuk menyambutmu pulang kepenatan dari bekerja…maafkan aku wahai zaujku…

Atau mungkin kau akan melihat diriku terlelap saat mendengar keluhan dan ceritamu..bukan kerana aku tidak mahu mendengar celotehmu lagi..tetapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak..aku harus menjaga mujahid kecil kita yang terjaga sepanjang malam..dan kerana aku tahu dirimu yang kepenatan bekerja mencari rezeki untuk kami sepanjang hari, maka tidak sedikit aku mengusik lelapmu…dan esok pagi, andai kau melihatku begitu kepenatan dengan lingkaran gelap di mataku, tetaplah tersenyum padaku..kerana kau kekuatanku wahai suamiku..

Kepadamu yang bakal menjadi nakhoda sepanjang hidupku..

Aku mungkin tidak dapat menjadi setabah Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku menangis dan marah yang tak tertahan..kerana aku hanya wanita biasa..ada masanya aku memerlukan tempat untuk melepaskan rasa hatiku..melepaskan kepenatanku…dan yang aku perlukan saat itu hanyalah pelukan dan belaianmu..karena kau ibarat titisan embun yang boleh memadamkan segala resahku…

Mungkin ada kalanya aku akan mencubit dan memukul perlahan si kecil karena lelah dan penatku ditambah rengekannya yang tak pernah habis..Sungguh, tidak pernah terlintas untuk aku menyakiti mereka..bukankah mereka “our beloved lil mujahid”? Hanya terkadang aku mungkin kehabisan cara untuk menenangkannya..Maka aku minta janganlah kau membentakku saat itu kerana telah menyakiti buah hati kita…cukup dengan kau usap kepala memujukku…karena dengan itu aku tahu kau menghargai semua yang telah aku lakukan untuk kalian..maka, saat itu ka akan menemuiku menangis menyesali perlakuanku menyakiti mujahid-mujahid kecil kita..dan aku akan merasakan ribuan kali sakitnya dari apa yang telah aku perlakukan kepada mereka..maafkan aku wahai suamiku..

Kepadamu yang bakal menjadi imamku sepanjang hidupku..

Ketahuilah aku mungkin tidak sekuat Rabiatul Adawiyah..Maka jangan pernah jemu membangunkanku di sepertiga malam untuk bermunajat bersamamu kepada Yang Maha Pengasih..Jangan letih mengingatkan aku mendulang amalan-amalan sunnah..Jangan pernah bosan mengajari aku..membimbing aku ke arah-Nya…Bukankah kita telah  berjanji untuk menjadikan pernikahan ini sebagai medium yang menguatkan lagi cinta kita kepadaNya..

Kepadamu kekasih hatiku duniaku akhiratku..

Seiring berjalannya waktu, kau akan menemukan rambut yang dulunya cantik mengurai dan lebat menghitam, mula menipis dan memutih..Kulitku yang halus menegang kian kendur lalu tangan yang dahulu halus menjadi kasar..Aku bukan lagi wanita yang telah kau khitbah dahulu, janganla kau berpaling dariku wahai kekasih hatiku..karena satu yang tidak akan pernah berubah hingga ke akhir nafasku…cintaku buat dirimu…i love u because of ALLAH..semoga aku tetap menjadi bidadarimu lagi di syurgaNya nanti..

Sesungguhnya..tiap hari yang berlalu…setiap jam..menit..dan detik yang berlalu..telah aku lewati dengan selalu mencintaimu..kerana kau PEMILIK CINTAKU SETELAH ALLAH DAN RASUL..Maka, cintailah aku dengan apa adanya pada diriku ini..Jangan kau anggap aku wanita sempurna..Maafkan aku karena aku wanita biasa…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s