PENERAPAN PERENCANAAN PADA ORGANISASI MAHASISWA

PENERAPAN PERENCANAAN PADA ORGANISASI MAHASISWA

MAYA WAHYUNING HAPSARI

1DB03

34110295

 

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

PENDAHULUAN

Setiap organisasi, baik yang dikelola oleh mahsiswa aaupun yang dikelola oleh umum akan memerlukan dan melakukan suatu perencanaan dalam setiap kegiatan di organisasinya, baik itu perencanaan dalam bagian produksi, bagian rekruitmen anggota, maupun di bagian anggarannya. Mengapa dalam organisasi sangat diperlukan perencanaan? Karena perencanaan itu sendiri sangatlah penting agar sesuatu hal dalam organisasi tersebut bisa berjalan seefisien mungkin.

Perencanaan atau yang lebih sering disebut dengan planning penting untuk menentukan tujuan dan misi dari suatu organisasi. Terutama dalam organisasi pemuda atau mahasiswa karena terkadang pemikiran para pemuda masih cenderung meluap-luap dan labil. Jadi jika tidak ada perencanaan atau planning dalam organisasinya tentunya hal itu akan sangat berdampak negatif terhadap kondisi organisasi itu sendiri.

Selain itu perencanaan atau planning juga merupakan tahap yang paling penting dari suatu fungsi manajemen terutama untuk menghadapi lingkungan eksternal yang berubah secara dinamis.

 

PERENCANAAN

  • PROSES PERENCANAAN

Sebelum beranjak lebih jauh mengenai proses perencanaan ada baiknya untuk mengetahui definisi dari perencanaan itu sendiri. Perencanaan sering didefinisikan sebagai penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Dari definisi ini terlihat jelas bahwa perencanaan mempunyai peranan yang sangat vital.

Sebaiknya sebelum para manajer dalam organisasi kepemudaan tersebut dapat mengorganisasi, memimpin ataupun mengendalikan, terlebih dahulu mereka harus membuat rencana atau plan yang berisi tentang arahan-arahan pada setiap bagian di organisasinya tersebut. Pada tahap perencanaan inilah akan ditentukan bahan kegiatan, waktu pengerjaan, cara pengerjaan, dan yang melakukan pekerjaan.

Menurut T. Hani Handoko (1999), kegiatan perencanaan pada dasarnya akan melalui empat tahap sebagai berikut :

  1. Menetapkan tujuan
  2. Meumuskan keadaan saat ini
  3. Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan
  4. Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan.
  • ALASAN DIPERLUKANNYA PERENCANAAN

Pembuatan perencanaan ini tentunya memiliki maksud dan tujuan. Salah satu maksudnya adalah untuk melihat program-program yang digunakan untuk dapat meningkatkan kemungkinan tercapainya tujuan-tujuan utama di waktu datang.

Ada 2 alasan dasar mengapa sangat diperlukan perencanaan :

  1. untuk mencapai “protective benefits” yang dihasilkan dari pengurangan kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pembuatan keputusan.
  2. untuk mencapai “positive benefits” dalam bentuk meningkatnya sukses pencapaian tujuan organisasi.

Beberapa manfaat perencanaan adalah :

  1. membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan
  2. memungkinkan manajer memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
  3. membantu penempatan tanggung jawab lebih cepat
  4. memberikan cara pemberian perintah untuk beroperasi
  5. memudahkan dalam dalam melakukan kordinasi di seluruh aspek bagian
  6. membuat tujuan lebih spesifik
  7. efisiensi waktu, usaha dan dana

Beberapa kelemahan perencanaan adalah :

  1. pekerjaan yang tercakup dalam perencanaan terlalu berlebihan keika diaplikasikan ke kehidupan nyata
  2. cenderung menunda pekerjaan
  3. terlalu membatasi manajemen dalam inovasi dan inisiatif
  4. cara-cara yang kurang konsisten
  • PEMBAGIAN PERENCANAAN

Perencanaan dibagi dua jenis yaitu rencana strategis dan rencana operasional.

Rencana strategis adalah rencana yang  dirancang untuk mencapai tujuan yang luas dari suatu organisasi. Terdapat beberapa alasan yang menunjukkan pentingnya rencana strategi, yaitu :

  1. memberi kerangka dasar bagi perencanaan lainnya
  2. pemahaman terhadap rencana ini akan mempermudah pemahaman kepada bentuk rencana yang lain
  3. titik mula untuk penilaian kegiatan manajer dan organisasi

Rencana operasional adalah rencana yang selalu memberikan rincian tentang bagaimana rencana strategis itu akan dilakukan.

Rencana ini terdiri dari :

  1. Rencana sekali pakai (single use plans), dikembangkan untuk mencapai ujuan yang bersifat khusus dan hanya sekali pakai
  2. Rencana tetap (standing plans), digunakan untuk menangani situasi yang berulang kali dan bisa menjadi tindakan antisipasi

 

PENUTUP

Dari penjelasan isi di atas dapat kita ketahui betapa pentingnya perencanaan yang sangat perlu diterapkan dalam organisasi terutama organisasi kepemudaan. Tanpa perencanaan dalam suatu organisasi, akan membuat semua kegiatan menjadi tidak efektif dan efisien.

 

PUSTAKA

Bowo, Arief PK. 2008. Pengantar Manajemen. Univ. Mercu Buana – Jakarta

http://mayahapsari.wordpress.com/2010/10/07/penerapan-manajemen-dalam-kehidupan-mahasiswa/

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s